Friday, 22 April 2016

TREND BELANJA

BAJU MUSLIM.







BERTRANSAKSI DI TREND BELANJA .KABAR DIENA.COM
Mohon untuk dibaca sebelum Anda membeli dengan Kami 

1. UKURAN BARANG
Mohon perhatikan ukuran sebelum membeli. Ukuran tertera dengan jelas di setiap deskripsi produk. Kami tidak menerima komplain kekecilan / kebesaran. 
Be a smart buyer
2. PENGIRIMAN BARANG
Order akan diproses oleh kami maksimal 3x24 jam kerja setelah order di approve oleh Kabardiena.com.
Kami akan mengusahakan yang terbaik untuk para customer , sehingga jika memungkinkan order akan dikirim pada hari itu juga.
3. HAMBATAN PENGIRIMAN
Jika ada kendala (seperti stock kosong) yang menyebabkan orderan harus dicancel, ganti warna, atau penundaan pengiriman, kami akan menghubungi via message / SMS  ke no HP yang tertera di data pengiriman.
HARAP MENCANTUMKAN NO HP YANG BISA DIHUBUNGI di data pengiriman. Informasi keterlambatan ini / info barang kosong akan kami sampaikan maksimal 3x24 jam kerja sejak orderan kami terima.
Jika dalam 1x24jam tidak ada balasan, kami akan mengirimkan warna random yang tersedia di stok kami yang paling mendekati dengan orderan. Jika dalam orderan konsumen tidak mencantumkan warna, kami berhak mengirimkan warna random tanpa konfirmasi terlebih dahulu atau membatalkan orderan konsumen.
4. RESI PEMBAYARAN /STRUCK ATM
Resi akan diinput maksimal 2x24 jam setelah pengiriman dilakukan.
5. KONFIRMASI PENERIMAAN / REVIEW
Kabardiena.com akan melayani anda dengan sebaik-baiknya. Mohon kerja sama nya untuk segera Konfirmasi penerimaan dan Review yg baik setelah barang diterima.  wajib kasih review bagus di kolom comment Kabar diena.com.
6. KEBIJAKAN PENGEMBALIAN PRODUK
Barang tidak sesuai ukuran di deskripsi / cacat bisa direturn dan kami akan tukar dengan barang lain yang sama ukurannya/kami refund uang Anda. Ongkos kirim ditanggung sepenuhnya oleh pembeli jika kesalahan ada dari pihak pembeli, tapi jika kesalahan dari pihak KABAR DIENA.COM, ongkos kirim ditanggung sepenuhnya oleh KABAR DIENA.COM.


Konsumen dan reseller yang order, kami anggap menyetujui peraturan Trend Belanja Store kami.

Fast Contact  :  BBM  PIN 7D5F567C
                           Whatsapp :  0812 1050 1713

Tuesday, 19 April 2016

Ranah Tokyo dalam Catatanku - 4

260316 (sabtu)

Berkunjung ke Ueno Park naik bus dari Meguro melewati 12 halte,  halte bus dekat rumah temanku namanya Otsukoyama Kiyomizu Kannon -Do, Ueno Park atau Taman Ueno merupakan taman yang sangat terkenal karena keindahan bunga sakuranya.

Ada sebuah tradisi yang dilakukan masyarakat Jepang dalam menyambut mekarnya bunga sakura, yaitu O-hanami. Kata ‘hanami’ berasal dari ‘hana’ yang artinya bunga, dan ‘miru’ yang berarti ‘melihat’, bisa diartikan menikmati keindahan bunga, sakura dan ume.

Persis di sebelah stasiun Ueno, taman ini dulunya terdapat  bekas area sebuah kuil yang dibangun oleh Jendral Tokugawa. Kuil yang dikenal dengan sebutan K’ei-ji, pertama dibangun Tokugawa sebagai tempat penjagaan benteng Edo (Edo sendiri adalah sebutan untuk Tokyo di masa lalu), namun selama perang Boshin, yaitu perang antara klan Tokugawa dan faksi yang ingin mengembalikan kekuasaan politik di tangan Kaisar berlangsung, kuil ini dianggap membawa sial  kemudian dihancurkan.

Taman Ueno dibuat oleh Kaisar Taisho pada tahun 1942. Nama resminya adalah Taman Ueno Koen Onshi, yang berari ‘Hadiah dari Kaisar’. Memasuki taman ini, kita akan melihat sebuah patung lelaki berpakaian samurai dengan patung anjingnya. Ini adalah patung Saigo Takamori, seorang jendral yang berhasil menggulingkan Jendral Tokugawa pada perang Boshin, dan diceritakan bahwa jendral Takamori memiliki anjing yang sangat setia, sehingga patung anjingnya pun dibuat bersama patung jendral ini.

Di Ueno Park ini ada beberapa museum dan kuil yang bisa di masuki, salah satu museumnya tersebut National Science Museum, yang menawarkan  pengetahuan tentang sejarah Jepang dan ribuan alat seni  negara sakura ini.

Ada kuil Beasiswa atau Yushima Tenjin Shrine Temple yang sangat popular di kawasan Ueno.Kuil ini dinamakan kuil bea siswa  karena yang paling sering didatangi para pelajar untuk berdoa agar sukses dalam ujian atau sukses mendapatkan beasiswa.

Selain kuil dan museum, ada juga kebun binatang Ueno yang bisa  di kunjungi dengan berjalan kaki kurang lebih 5 menit dari stasiun kereta api Ueno. 

Stasiun Ueno disebut sebagai Gerbang utara Tokyo. 

Stasiun Ueno merupakan stasiun yang paling dekat dengan pusat perbelanjaan tradisional yang dinamakan  Ameyayokocho


Setelah berkeliling. dari Stasiun Ueno kami menuju ke Ginza dengan melewati 7 stopan halte bus. 





Ginza, sebuah pusat perbelanjaan elit kelas dunia. Barang-barang merek ternama dunia ada di sini, ada juga bangunan bersejarah yaitu theater Kabuzika, kami kesini hanya ingin tahu seperti apa pusat perbelanjaan yang terkenal ini. 

Karena hari sudah mulai malam, kami pun pulang  kembali ke Meguro.


270316 (minggu)

Mengunjungi  Tokyo Tower dan Tokyo Sky Tree naik bis dekat rumah teman di Meguro dengan melewati 12 halte bus sampai ke Tokyo Tower.



Tokyo Tower

Landmarknya kota Tokyo. Menara yang berfungsi untuk pemancar radio dan televisi ini dijadiin tujuan wisata. 






Dari menara setinggi 300 meter ini, kita dapat memandang kawasan Tokyo yang indah. Letak Tokyo Tower sendiri hanya berjarak 6 km dari Tokyo Imperial Palace.






Jika teman teman kebetulan liburan ke Jepang dan hanya punya waktu satu hari di Tokyo, ada 5 tempat yang bisa didatangi yang berdekatan antara lain: Tokyo Imperial Palace, Tokyo Tower,  Tokyo Sky Tree, Imperial Garden, Harajuku, Shibuya.

Tokyo Sky Tree,
280316 (senin)

Ke Kamakura naik mobil pribadi.. Ngomong-ngomong soal Kamakura identik dengan Tsurugaoka Hachimangu (kuil Hachiman) Kuil ini yang tertua di Kamakura, karena Kamakura tempatnya tidak terlalu jauh dari Tokyo dan berkunjung ke sana dapat ditempuh dalam waktu sehari.





Menuju kuil Hachiman-Gu ini kita melewati tangga (dankazura) kurang lebih 450 meter, jalan bertangga ini ditumbuhi pohon bunga sakura yang akan bermekaran antara akhir bulan Maret hingga pertengahan bulan April. 







Disini juga ada tumbuh bunga Tsubaki atau kalau di Indonesia namanya bunga Camelia. Suasana sangat terasa seperti di jaman dahulu kala. Banyak sekali burung merpati di halaman kuil ini.









Di Kamakura hanya ada kuil, hutan bamboo namanya Take No Mori Tsurugaoka, dan patung-patung bernuansa agama budha. Kami hanya melihat lihat dan menikmati suasana dengan berfoto bersama.




290316 (selasa)

Hari ini kami akan ke Osaka - Kyoto - Tokyo.




Dari Meguro naik bus ke stasiun Meguro lanjut ke stasiun Shinagawa dengan melewati 3 stasiun.



Berangkat dari stasiun Shinagawa jam 08.57  sampai Osaka 10.22. 

Di Osaka keliling sebentar cari tempat makan dan shalat. Dari Osaka naik kereta ke stasiun Namba melewati 7 stasiun, dari Sta Namba ganti kereta (rapid) ke Kyoto 4 stasiun lagi, nama stasiun-nya Umeda,

Dari Kyoto stasiun naik JR melewati 2 stasiun  berhenti di Inari.
Dari stasiun Inari kami jalan kaki ke Gerbang (torii), pintu masuk kuil, lumayan jauh jalan kakinya..pulang dari kuil kuil itu kami ke stasiunnya Fushimi-inari taisa. Dari fushimi -inari melewati 4 stasiun sampai  di Kiyomizu gojo..Balik ke stasiun Kyoto karena udah malam dan yang antrian nunggu bus panjang sekali, akhirnya kami ke stasiun naik taksi.



Berangkat dari stasiun Kyoto pukul 19.12 naik Shinkansen lagi, sampai di Meguro hampir pukul 23.00. Ohya kami beli tiket Shinkansen tanpa seat dan tanpa jadwal keberangkatan maupun jadwal pulang. Dan harga tiket /orang ¥26700.

300316 (rabu)

Hari terakhir, jalan ke Asakusa lagi..disana kami ingin makan mie ramen lagi..lalu pulang naik bus ganti kereta..dan packing barang bawaan untuk pulang ke Jakarta esok.

310316 (kamis)





Berangkat dari Meguro jam 08.30, sampai Haneda Airport Intl, jam 09.45 check in dibantu sama staff temanku Fikdanel Thaufik, proses cepat, keliling bandara menuju Lantai 3..masuk ruang imigrasi dibantu staff kantor temanku di GA sampai boarding jam 11.45,
Alhamdulillah... kami ground landing di Soetta Airport Intl Banten, Indonesia  jam 17.23 wib..

Kesanku;

Selama berada di negara ini tentu saja yang ku lihat dan kudengar nilai positifnya sebuah bangsa, aku rasakan sungguh memberi inspirasi bahwa modernisasi serta majunya cara berpikir yang berbuah teknologi tidak harus menjauhkan diri manusianya dari identitas tradisi budaya bangsa. Memang, modernitas adalah bentuk dari kemajuan suatu negara, namun bukan berarti kita tidak memiliki kepribadian, kita harus mampu menyeimbangkan nilai antara modern dan tradisional, sehingga tidak berdampak makin mundurnya nilai-nilai kebudayaan di dalam kehidupan masyarakat. Kebudayaan justru dapat digunakan sebagai langkah menciptakan masyarakat kreatif yang dapat menorehkan banyak prestasi, sebagai perwujudan kehidupan sosial budaya yang berkepribadian, dinamis, kreatif, dan berdaya tahan terhadap pengaruh globalisasi, sehingga bukan praktek korupsi saja yang dikenal sebagai budaya di Indonesia. Proses internalisasi nilai-nilai budaya tidak akan berjalan tanpa adanya kerja sama antara masyarakat dengan pemerintah. Di Jepang dan Korea yang aku lihat dan rasakan, begitu kentalnya tradisi yang mereka jalankan dalam kehidupan sehari hari yang merupakan identitas mereka anut, mereka gabungkan tradisi dan modernisasi secara natural  dalam kehidupan mereka. Dan tradisi dijadikan sumber inspirasi untuk akar kehidupan modernitas yang diperbaharui dari generasi ke generasi, terlihat dari tata krama, kedisiplinan, menjaga kesimbangan alam dan lingkungan serta keagamaan. 

Contoh nyata yang aku lihat di jepang:


1. Orang jepang malu apabila mendahului antrian yang bukan hak nya, itu yang membuat budaya antri kental disana.

2. Memiliki kebiasaan hidup hemat dalam kesehariannya, seperti memilih jalan kaki atau naik sepeda apabila berpergian. Itu sungguh jelas dalam menghemat pengeluaran, selain itu juga menyehatkan badan karena tubuh lebih banyak bergerak.

3. Sifat pantang menyerah dalam menjalankan hidup. Seperti pantang menyerah dalam belajar mengejar cita cita, pantang menyerah dalam mengejar impian. Sejarah membuktikan Jepang adalah negara yang masyarakatnya tahan banting dan pantang menyerah. Dahulu bisa dibuktikan dengan kekalahan Jepang pada perang dunia dan di bom atomnya Hirosima dan Nagasaki .Jepang masih bisa bangkit menjadi bangsa yang maju dan memiliki ekonomi yang tinggi di dunia. 

4. Masyarakat Jepang sangat memegang teguh tradisi, dan semua lapisan pun ikut turut serta dalam menjaga tradisi, seperti tradisi membaca.


Akhir Kata:  


"Makasih banyak buat sahabatku:  "Fikdanel Thaufik, Reny Darisan serta ananda Khalil" yang sudah memberikan keramahan dan bantuan full waktu serta akomodasi dalam perjalanan kami selama di Jepang, 

Dan terima kasih tak terhingga buat ponakanku "Farid Triawan & Neisya Solaita" yang sengaja meluangkan waktunya untuk mengantar kami wisata ke Gunung Fujiyama serta tak lupa untuk anandaku "Nadhila Adelina" yang ikut menemani mama dan bunda, tak terasa waktu begitu cepat berlalu , Alhamdulillah….!!

Akhirnya kepada Allah Subhanahu Wata'ala jualah senantiasa aku berharap semoga pengorbanan  dan segala sesuatunya yang dengan tulus dan ikhlas telah diberikan dan kami dapatkan akan selalu diberikan Allah dengan mendapat limpahan Rahmat dan HidayahNya. Aamiin..


Ja, Shitsurei shimasu... Dōmo, Arigatō gozaimasu ....Sayōnara. ..... Mata aimashō ...!!!


Ranah Tokyo dalam Catatanku - 3

210316 (senin)

Ke Odaiba (pulau buatan) dari apartemen kami  naik bis, dan kereta ke..Odaiba, kota super modern dan canggih di selatan Tokyo. 

Pada masa pemerintahan Keshogunan Tokugawa pulau ini dibangun untuk benteng pertahanan laut, kemudian beralih fungsi  jadi pusat perbelanjaan dan entertainment. ditaman Odaiba ini ada replika patung liberty, bunga tulip, Aquacity dan lain sebagainya.
 
Aqua City



Odaiba full entertainment gedung perkantoran, apartemen dan berbagai mall besar ada disana. pertama-tama kami  ke Venus Fort, foto dengan latar rainbow bridge dan patung liberty setelah itu keliling pulau seharian .




220316 (selasa)



Dari meguro kami turun di stasiun Okayama, hari ini aku diajak anakku Dhila melihat kampusnya “Tokyo Institute of Technology“, perguruan tinggi teknik ternama di Jepang, bisa dianggap ITB-nya orang Jepang.







Orang Jepang sering menyebutnya Tokodai (singkatan Tōkyō Kōgyō Daigaku) atau Tokyo Tech. Letak kampus utama Tokyo Tech terletak di Ōokayama, ini perbatasan antara Meguro dan Ota, dengan pintu masuk utama yang dihadapan Station Ōokayama.  



Kami ke sini memang ingin tahu tempat dan suasana anakku kuliah seperti apa. 

Kesan aku ketika masuk kampus ini  kondisi lingkungan dan gedungnya  mirip dengan kampus ITB Bandung. Kampus TIT terletak di tengah kota, sekelilingnya pemukiman penduduk, gedung-gedung di dalam kampus saling berdekatan jaraknya, dan antar gedung dapat dicapai dengan berjalan kaki.

Ada taman dengan pohon yang rindang di sekitar kampus dilengkapi tempat duduk buat mahasiswa istirahat. Menurut anakku kantin kampus ini menyediakan makanan halal bagi mahasiswa/i  muslim.


Okayama juga disebut sebagai “Fruit Kingdom” atau kerajaan buah. Hal ini karena berbagai macam buah-buahan berkualitas tumbuh di daerah ini, seperti misalnya buah persik putih dan anggur





Dari kampus, kami singgah ke Musashi Koyama Shopping Street buat cuci mata sebelum pulang ke apartemen.

230316 (rabu)

Ke Imperial Palace yang dikenal dengan Kokyo Gaien terletak ditengah kota Tokyo. 



Dalam taman ada jembatan kuno namanya Nijubashi yakni jembatan yang terbuat dari besi dan batu . lalu ada air mancur wadakura di seberang jalan taman ini kalau malam terlihat bercahaya. 



Taman ini tidak dipungut bayaran alias gratis... disini kita hanya menikmati suasana rileks dan nyaman berkumpul.. tentu saja jeprat jepret gak terlewatkan. 



Sebelum kami ke taman ini singgah  ke tempat kita bisa berkimono gratis, satu gedung dengan kantor GA, untuk berfoto pakai baju kimono Jepang, 



Kantor perwakilan GA berada di daerah Yura Kucho..lalu kami kembali ke Odaiba sambil menunggu sunset..dan akhirnya pulang.. Ke rumah seperti biasa kami  jalan kaki + naik bus + naik JR train..

240316 (kamis)

Ke Shibuya mau shopping lagi .., trus mampir ke Cat Cafe di Shinjuku, tepatnya di 1-16-2 Kabukichō, Shinjuku-ku. ngupi dikelilingi oleh sejumlah kucing, sungguh menjadi kan suasana jadi berbeda.


Di Cat Cafe ini bermain dengan kucing sambil ngupi bisa mengurangi stres. Karena melihat mereka bermuka menggemaskan itu tidur atau bermain, ketika itu itu juga zat endorfin  alias hormon kebahagiaan serasa terdongkrak. Apalagi bermain bersama dan mengelus bulu mereka yang sehalus kapas itu.

Masuk dan pesan makan minum di cafe ini harus kita bayar tiket /orang ¥1000 (tidak termasuk harga makanan/minuman), per jam..kalau mau beliin makanan buat kucingnya seharga ¥300 setelah beli tiket, untuk masuk ke area cafe, harus buka sepatu dan mengenakan sandal ruangan dari cat cafe dan menyemprotkan desinfektan (mau masuk dan keluar cafe) untuk mencegah kuman-kuman atau bakteri dari luar masuk dan jika kita berinteraksi dengan kucing tersebut tetap sehat. 

Kita bebas main dengan kucing kucing disana, kecuali yang ada tanda pita merah, itu tandanya kucing sedang tidak sehat.

Kucing ternyata salah satu hewan kesayangan orang Jepang selain anjing, karena warga Jepang banyak  yang tinggal di apartemen membuat mereka tidak dibolehkan untuk memelihara hewan lucu ini karena peraturan properti tidak membolehkan dan jika dipeliharapun biayanya sangat mahal. Minum kopi dan makanan yang kita pesan disiapkan dalam wadah tertutup dan meja diberi lubang cangkir sehingga tidak gampang tumpah. 





Untuk menghindari perlakuan kasar terhadap kucing, tamu yang boleh masuk ke cafe ini dibatasi minimal usia 10 tahun. Aku dengar di Jakarta sudah ada juga cafe kucing ini. Satu jam setelah itu kami pun pulang ke Meguro setelah maghrib ..






250316 (jumat) 

Istirahat di apartemen..


Ranah Tokyo dalam Catatanku - 2

170316 (kamis)

Hari ini kami piknik ke Asakusa, Asakusa merupakan salah satu distrik atau di Indonesia kayak kecamatan.. yang ada di wilayah Taito Tokyo. Dari meguro, kami naik bus ke Stasiun Mitsukoshimae. Stasiun Mitsukoshimae adalah stasiun bawah tanah (chikatetsu) pada Jalur Tokyo Metro Ginza dan Jalur Tokyo Metro Hanzomon, di Chūō, Tokyo, Jepang. Sampai ke stasiun Kanda harus melewati 9 stasiun trus ganti kereta ke Asakusa melewati 8 stasiun..yang akan kami tuju adalah kuil tua Senso-ji yang dibangun pada abad ke 6.  Kuil ini juga disebut kuil Kannon Asakusa.

Keluar dari stasiun Asakusa dengan berjalan kaki sekitar 50 meter sampai di gerbang halilintar (kaminaremon) lalu  kami menyusuri pertokoan yang menjual beragam asesoris dan souvenir unik ala Jepang namanya Asakusa Nakamise Shopping ST. 

Kalau kita memasuki daerah ini seperti hal nya daerah wisata spritual di Indonesia yang ada perpaduan belanja dan budaya. Karena perut sudah mulai berontak maka kami mampir dulu makan kebab di resto turki pusat perbelanjaan ini.., setelah itu  berbelanja oleh oleh Jepang, kami sempatkan berjepret ria bersama..dari resto ini kita sudah bisa melihat bangunan kuil Senso-ji  dan kami mampir sebentar melihat dari dekat kuil Senso-ji berwarna merah mencolok mata tersebut. 

Ada yang menarik perhatian kami, didepan kuil para penjual teh hijau Jepang mau mengajarkan kita bagaimana cara menyeduh teh Jepang gratis... Suasana di distrik Asakusa ini terasa lebih tradisional daripada beberapa kawasan lain di Tokyo, kita merasakan suasana Jepang pada jaman dulu kala sekaligus berpadunya bangunan modern.

Kuil Senso-ji mempunyai taman hiburan kecil yang disebut Hanayashiki artinya taman orang orang tua.. Kami kembali ke stasiun Asakusa untuk kembali pulang ke Meguro. Di dekat stasiun ada jembatan yang punya pemandangan sungai Sumida dan Tokyo Sky Tree...spontan jeprat jepret lagi deh....

180316 (jumat)

Ngomongin negara Jepang ini gak pernah habisnya, aku tahu semua orang yang pernah ke Jepang pasti sudah mengunjungi tempat wisata yang ada di sekitar Tokyo ini, namun tak ada salahnya aku menceritakan perjalanan ini sebagai rasa syukur dan bisa berbagi pengalaman menurut versiku...hari ini aku diajak jalan jalan ke Gyoen National Park atau Taman Nasional Shinjuku Gyoen, taman ini ada diantara wilayah Shinjuku dan Shibuya, menurut cerita awalnya sebuah kebun lalu Kekaisaran Jepang menjadikannya sebuah taman. 

Dalam taman ini kita bisa melihat pada musim semi, pohon plum, magnolia putih, dan pohon sakura akan bermekaran secara penuh..pohon atau bunga yang tumbuh di taman ini bisa dilihat wisatawan dalam empat musim karena di taman ini di tata dalam tiga gaya lanskap yang berbeda.


Naik bus lalu naik JR. Yamanote Line  dari stasiun Meguro ke Yoyogi sta melewati 4 sta yaitu Ebisu, Shibuya, Harajuku, Yoyogi. Di Gyoen Park, kita hanya menikmati rindangnya pepohonan sakura yang baru mulai mekar, belum sempurna disaat ini emang.. sekitar akhir Maret baru berkembang sempurna..karena senangnya menikmati suasana taman sambil ngobrol bareng, tidak terasa sudah malam dan kami pun makan malam di Chinese resto..susah memang cari tempat makan yang halal disini..kita makan harus banyak bertanya sama pramusaji restoran yang melayani pesanan kita.




Taman ini tutup jam 16.30 waktu Tokyo dan masuk ke taman ini kita bayar..taman ini luas sekali, punya dua pintu depan belakang taman, karena keasyikan keliling menikmati taman rencananya kita keluar lewat pintu belakang, rupanya sudah dikunci, terpaksa balik kepintu masuk tadi..lumayan capeknya.
Pak Tua petugas taman rupanya berkeliling memberitahu pengunjung kalau taman ini sudah tutup setengah jam yang lalu.. "maklum pak tua, kita kesasar nyari pintu keluar", tentu saja omongan kami tidak di mengerti sama pak tua petugas taman itu..

190316 (sabtu)

Hanya dirumah saja..istirahat.

200316 (minggu)

Kata orang: “Berkunjung ke Jepang akan terasa kurang lengkap jika belum ke gunung Fuji”, Gunung Fuji adalah simbol negara Jepang yang dipercaya sebagai gunung keabadian (Fushi no yama). Gunung Fuji terletak di sebelah Barat Tokyo, yang berada di Pulau Honshu, ibu kotanya Kofu.





Perjalanan ke gunung ini dari Shinjuku Tokyo +/- 3 jam naik mobil pribadi. Kami bertiga diajak ponakan suamiku serta istrinya  yang tinggal di Jepang. Setelah memasuki ruas jalan satu-satunya sebagai akses Gunung Fuji, kami melewati  ruas jalan sepanjang 300 meter yang bisa mengeluarkan suara nyanyian, suara instrument itu berbunyi saat kendaraan melintas diatas jalan yang di lalui.



Kata ponakan suamiku, instrument itu keluar karena gesekan ban mobil dengan aspal jalan yang sudah di desain  sesuai perbedaan kedalaman dan lebar jalan serta kecepatan mobil yang membentuk resonansi suara melodi yang berbeda satu sama lain..dihasilkan secara simultan dari sejumlah ban di depan dan belakang kendaraan, selain itu juga akan terjadi perubahan interpretasi di otak manusia yang mendengar atau menangkap informasi musik tersebut, sehingga dampak akhir kita jadi tidak mengantuk. Karena penasaran kami pun membuka jendela untuk mendengarkan bunyi instrument tersebut. Dan ternyata memang benar. Jalan yang ditandai dengan rambu-rambu jalan serta gambar not balok penuh warna yang dicat pada permukaan jalan itu. Para pengemudi harus menyadari bahwa suara musik dari jalan tersebut akan muncul saat dilewati, dan terdengar secara ideal ketika sang pengemudi mempertahankan kecepatan 28 mil per jam (45 km/jam) di jalan raya.


O ya, untuk mengakses jalan ke Gunung Fuji ini, dikenakan tarif 6.000 yen atau sekitar Rp. 600.000 untuk satu kendaraan lho.

Gunung Fuji memiliki 10 level dan hanya sampai level/sektor 5 bisa ditempuh mobil, selanjutnya sampai level 10 hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki..itu buat pendaki gunung. Sektor kelima adalah tempat wisata yang paling atas. Jika suhu udara dan kondisi lokasi memungkinkan, kita bisa melakukan perjalanan sampai ke sektor 5. Pada perjalanan ini, kami hanya bisa sampai sektor keempat, kami pun parkir dan disana ada toko yang menjual pernak pernik untuk oleh-oleh.  Udara di sektor 4 sangat dingin sekali mencapai 3 `C, masih ada salju meskipun gak banyak... Pakaian yang kami kenakan harus mantel musim dingin, syal, sarung tangan, dan topi musim dingin. Hal itu dikarenakan, area di gunung Fuji bersalju.

Suasana  jalan ke gunung Fuji ini  padat dan macet seperti kita ke Puncak Bogor. Susah banget melihat puncak gunung Fuji ini karena kerap kali malah ia tertutup oleh kabut atau awan tebal.
Kami berhenti di sektor  4 ini +/- 30 menit, terus turun mencari tempat makan dan shalat..dan makan dulu karena cacing di perut sudah mulai berisik, setelah itu cari tempat shalat di pinggir danau Kawaguchiko.. Sebenarnya ada  lima danau yang terletak di sekitar kawasan Fuji ini. Danau yang ada di sekitar gunung ini, kata orang disana terbentuk saat letusan gunung ribuan tahun lampau. Danau Kawaguchiko. Ini yang terbesar, pemandangan dari danau ini juga sangat indah.

Meski tertutup mendung dan awan, suasana Fuji tetap bisa saya rasakan keindahan alamnya. Menurut cerita juga nih ..konon dalam satu tahun, gunung Fuji hanya terlihat jelas sekitar beberapa ratus hari saja. Itupun tidak bisa diprediksi kapannya. Artinya, tidak ada yang bisa menjamin bahwa kalau kita pergi ke Fuji akan melihat gunung ini dengan jelas.


Selesai sudah jalan jalan  hari ini, dan kami kembali pulang ke Meguro Apartment lebih kurang sama 3 jam plus macet..macet tapi tertib tidak seperti di Jakarta yang suka saling mendahului yang lain..